Tampilkan postingan dengan label technopreneur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label technopreneur. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Oktober 2016

Ayo Jadi Technopreneur Sukses!



Menjadi Technopreneur, Kenapa Tidak?

Sebuah titik mulai menuju kesuksesan dimulai dari sini...



Memang agak sulit untuk menjadi seorang technopreneur.Tapi semua bisa diatasi bila kalian mempunyai keyakinan kuat untuk bisa menjadi technopreneur sukses. Untuk kalian yang mempunyai semangat tinggi, berikut cara menjadi seorang technopreneur sukses...

1.   Menonjolkan ciri khas produk yang kalian hasilkan dan dirancang memiliki inovasi dan keunikan tersendiri.
2.   Selalu memperbarui/menginovasi produk yang kita hasilkan agak menjadi produk unggulan & mempunyai ciri khas tersendiri.
3.   Mampu mengkombinasikan perkembangan teknologi & jiwa pengusaha.
4.   Memberikan hak paten pada produk yang kita buat untuk menghindari kemungkinan peniruan & melindungi produk.
5.   Melakukan survey kebutuhan pasar & mengkaji ulang untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan teknologi, lalu hasil kajian tersebut diwujudkan dalam bentuk produk/jasa.
6.   Melakukan tes pasar pada produk agar tidak akan terjadi kesalahan harga.
7.   Melakukan cost leadership, yaitu menjual produk dengan harga murah dengan menggunakan sistem produksi yang menghemat biaya.

Untuk merealisasikan cara-cara tersebut perlu adanya rencana bisnis. Rencana bisnis ialah pernyataan formal yang terulis mengenai tujuan-tujuan dari sebuah bisnis dan caramenggapai tujuan tersebut. Walaupun hal yang terpenting dalam bisnis ialah jalankan saja atau just do it, tetapi jalan tanpa persiapan sama saja dengan seseorang yang akan mendaki gunung dengan tagan kosong. Mengapa kita harus membuat rencana bisnis (bisnis plan) ? Berikut alasannya:

1.   Agar kita bisa terfokus pada tujuan bisnis.
2.   Sebagai persyaratan untuk peminjaman modal usaha bisnis ke lembaga pembiayaan.
3.   Sebagai pengendalian bisnis sehari-hari.
4.   Bisa menarik para investor.

Dalam bisnis juga diperlukan etika dalam berbisnis. Tanpa adanya etika bisnis, bisnis yang kita jalankan akan sulit dipercaya oleh orang lain. Oleh karena itu perlu adanya tanggung jawab sosial. Tanggung jawab atas pelayanan pada pelanggan, pada karyawan kerja, pemegang saham, lingkungan, dan masyarakat. Perusahaan adalah entitas sosial, sehingga secara langsung akan berhubungan dengan masyarakat luas, entah masyarakat sebagai pelanggan perusahaan maupun masyarakat sebagai kumpulan individu di tempat bisnis berjalan. Maka penting bagi kalian untuk membuat keputusan perusahaan yang tidak bertentangan dengan kepentingan masyarakat secara umum. 

Terima kasih telah membaca artikel ini.... Selamat berjuang untuk menjadi technopreneur dan tetap semangat... 

www.unaki.ac.id/


“Dibuat untuk Lomba Universitas Unaki dalam memperingati Dies Natalis Unaki ke-22.”(Tulisan sendiri tanpa copas)

Ketrampilan yang Harus Dimiliki Para Technopreneur



Menjadi Technopreneur, Kenapa Tidak?

Sebuah titik mulai menuju kesuksesan dimulai dari sini...



Seorang technopreneur inovatif harus selalu memiliki ide kreatiif yang bervariasi. Untuk mengembangkannya masing-masing pebisnis technopreneur punya cara masing-masing yang berbeda, walaupu berada di bidang yang sama. Untuk menciptakan perbedaan dan ciri khas produk dari masing-masing technopreneur perlu memiliki ketrampilan tertentu. Berikut contoh ketrampilan yang harus dimiliki para technopreneur:

1.   Ketrampilan bernegosiasi, yaitu kemampuan mengikat kesepakatan dengan mitra bisnis dan meyakinkannya. Kemampuan ini dapat dilihat dari aspek keberanian menggali informasi, kesabaran bertahan, keberanian meminta lebih banyak, integritas dan aktivitas sebagai pendengar saat nego. Kemampuan ini dilakukan untuk meningkatkan kemajuan usaha technopreneur yang akan kalian jalani.

2. Kreativitas dan inovasi, ketrampilan inilah yang membuat perbedaan dari pebisnis technopreneur satu dengan yang lain.

3.   Ketrampilan menulis, kemampuan ini sangat penting dimiliki oleh para calon technopreneur seperti kalian. Setiap technopreneur selalu membuat proposal rencana bisnis, merekap semua data, dan semua pekerjaaan seorang technopreneur pasti tidak akan lepas dari menulis. Kualitas tulisan seorang technopreneur akan memengaruhi kualitas bisnis technopreneur yang kalian jalani.

4.   Ketrampilan berbicara di depan umum, kemampuan ini sering dirasa paling sulit bagi kalian karena kita harus mengemukakan bisnis yang kita lakoni ke khalayak luas. Namun hal ini bisa dilatih dengan mencoba berbicara mengemukakan bisnis kalian di depan cermin, kepada keluarga, maupun pada teman selama berulang kali. Berbicara di depan umum juga perlu memperhatikan intonasi,nada,. dan kecepatan dalam mengemukakannya. Oleh karena itu seringlah melatih diri untuk terbiasa berbicara di depan umum.

5.   Ketrampilan jaringan bisnis, yaitu ketrampilan dalam menjalin hubungan dengan pebisnis lain yang berpotensi dapat membantu dalam bisnis kalian atau sebalikya.

6.   Kreativitas & inovasi baru sangat diperlukan untuk melalui persaingan bisnis yang sangat ketat. 

7.   Ketrampilan mengolah uang, ketrampilan ini biasa digunakan untuk menganalisis untung rugi, alokasi yang akan digunakan untuk investasi kembali, pemasukan dan pengeluaran, dsb. Pengelolaan uang yang tidak terampil dapat menghambat seorang technopreneur mencapai target bisnisnya.

8.   Ketrampilan memanajemen waktu dan pengembangan Sumber Daya Manusia, kalian harus memiliki kemampuan merekrutmen karyawan, evaluasi kinerja, mengatur, mengarahkan, menggerakkan (memotivasi), dan mengendalikan orang-orang dalam menjalankan perusahaan. Selain itu kalian harus bisa mengatur waktu agar semua pekerjaan bisa selesai sesuai target bersama. 

9.   Ketrampilan mengetahui stratergi bersaing juga diperlukan untuk mengungkap kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari pesaing.

Terima kasih telah membaca artikel ini. Nantikan postingan selanjutnya...


www.unaki.ac.id/


“Dibuat untuk Lomba Universitas Unaki dalam memperingati Dies Natalis Unaki ke-22.”(Tulisan sendiri tanpa copas)

Macam Profesi Para Technopreneur


Menjadi Technopreneur, Kenapa Tidak?

Sebuah titik mulai menuju kesuksesan dimulai dari sini...

Seperti yang dibahas pada artikel sebelumya bahwa menjadi technopreneur harus memiliki ide kreatif yang berguna bagi lingkungan sekitar. Teknologi yang ada saat ini merupakan hasil ide kreatif dari para technopreneur sukses. Kalian juga bisa menjadi technopreneur sukses dan bisa melebihi mereka. Berikut jenis bisnis technopreneur yang lebih sering dijadikan profesi oleh para technopreneur sukses:



1.   Technical Consulant, bisnis yang fungsi utamanya memberikan solusi IT terbaik untuk memecahkan masalah yang ada. Technical consulant lebih sering membuat proses konsep bisnis dan requierment daripada membuat coding maupun design, seperti membuat dokumen/proposal, requirement dan desain software. Technical consulant menguasai teknologi software development.Technical consulant juga lebih banyak bekerja untuk memberikan konsultasi kepada client/customer dan sering berhadapan dengan banyak orang. Keahlian yang diperlukan untuk menjadi Technical consulant yaitu harus menguasai teknologi IT, solusi software, dan penulisan dokumen & komunikasi verbal dengan baik.



2.   E-commerce (Perdagangan elektronik), bisnis yang berkaitan dengan penjualan, pembelian, pemasaran barang ataupun jasa dengan memanfaatkan jaringan komputer dan internet (online). Profesi ini juga melibatkan transaksi elektonik seperti transfer dana, pertukaran data elektonik, sistem pengolahan data inventori dengan sistem komputer, jaringan komputer, dsb. Seperti bisnis jual beli online, bisnis GO-JEK dan bisnis pengunduhan software termasuk E-commerce. 



3.   Software development, bisnis di bidang IT yang bertugas menciptakan, mengembangkan, dan mendesain sebuah peragkat lunak (software) hingga bisa digunakan oleh masyarakat luas.



4.   Web developer, bisnis membuat website professional di dunia internet. Biasanya profesi ini bekerja mengatur tampilan, informasi, fitur, animasi, hingga menyimpan data base web yang dibuatnya.

Beberapa profesi tersebut bisa kalian jadikan pilihan untuk bisnis technopreneur yang akan kalian jalani. Yang terpenting dalam pemilihan bisnis yaitu sesuai dengan tujuan dan ide kreatif yang ingin kalian kembangkan dalam dunia bisnis technopreneur. Lewat bisnis technopreneur kalian tentunya bisa mengatasi masalah ekonomi lemah tanpa turun langsung ke lapangan, seperti mengatasi masalah air bersih, energi, kesehatan, dll. Sebagai technopreneur yang sukses perlu menjadikan produknya memiliki hak cipta agar tidak dijiplak maupun diambil alih produknya oleh perusahaan lain yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu pilihlah profesi technopreneur yang sesuai dengan diri kalian dan benar-benar sesuai dengan kemampuan kalian. Di postingan selanjutnya saya paparkan berbagai kemampuan para technopreneur yang dapat dikembangkan dalam berbisnis technopreneur. Terima kasih telah membaca artikel ini dan tunggu artikel selanjutnya...


www.unaki.ac.id/


“Dibuat untuk Lomba Universitas Unaki dalam memperingati Dies Natalis Unaki ke-22.”(Tulisan sendiri tanpa copas)